free stats 88.000 Penyelenggara Pilkada di Jambi Ikut Rapid Test Covid-19 - kudiam.com

88.000 Penyelenggara Pilkada di Jambi Ikut Rapid Test Covid-19

Jambipos, Jambi-Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Restuardy Daud meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) se-Provinsi Jambi segera melakukan rapid test terhadap para penyelenggara dan pengawas pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020. Jumlah penyelenggaran dan pengawas yang perlu segera menjalani rapid test Covid-19 menjelang pemungutan suara Pilkada Serentak 9 Desember mendatang mencapai 88.000 orang.

“Pelaksanaan rapid test terhadap seluruh penyelenggara dan pengawas pilkada di Provinsi Jambi jangan sampai terlambat. Seluruh penyelenggara dan pengawas pilkada di Jambi kalau bisa sudah mulai rapid test saat ini. Percepatan rapid test tersebut penting supaya pihak KPU dan Bawaslu se-Provinsi Jambi bisa segera mengganti penyelenggara dan pengawas pilkada yang terindikasi reaktif Covid-19,” kata Restuardy Daud di Jambi, Jumat (13/11/2020).

Menurut Restuardy Daud, selama melakukan kampanye protokoler kesehatan Covid-19 dan pilkada damai ke lima kabupaten dan satu kota di wilayah Barat Provinsi Jambi sepekan terakhir, pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan pimpinan dan komisioner KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota/kabupaten.

Pada pertemuan dengan jajaran KPU dan Bawaslu di lima kabupaten dan satu kota tersebut, Restuardy Daud meminta seluruh penyelenggara dan pengawas pilkada segera menjalani rapid test. Selain itu seluruh penyelenggara dan pengawas pilkada di lima kabupaten dan satu kota tersebut juga diminta disiplin melaksanakan protokoler kesehatan, khususnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

“Selain itu, saya juga mendistribusikan alat rapid test dan masker. Jumlah alat rapid test yang saya distribusikan di lima kabupaten dan satu kota tersebut sekitar 3.000 buah, masker sekitar 60.000 buah dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan sekitar 1.000 buah,”katanya.

See also  Peringati HUT, Prajurit Kopassus Beserta Sesepuh di Jambi Gelar Syukuran

Sementara itu Bupati Kerinci Adirozal mengatakan, pihaknya terus mengawasi pelaksanaan protokoler kesehatan menjelang Pilkada Serentak 2020 di daerahnya. Pengawasan pemakaian masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir di daerah itu dilakukan secara intensif.

“Selain itu kami juga terus berupaya menerapkan protokol kesehatan untuk fasilitas publik, misalnya hanya membuka pasar-pasar yang dikelola oleh pemerintah kabupaten dan menutup pasar pasar yang dikelola desa pada waktu tertentu. Untuk rumah ibadah baik itu mesjid maupun gereja tidak ditutup karena kita tidak hanya menguatkan imun tapi juga harus menguatkan iman,”katanya.(JP-SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.