free stats HD Sipencatut Nama Kapolres Tanjab Barat, Diberi “Maaf” - kudiam.com

HD Sipencatut Nama Kapolres Tanjab Barat, Diberi “Maaf”

Jambipos, Tanjabar- HD (28) seorang Nelayan Warga Jl Bina Karya Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang telah mencatut nama Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Guntur Saputro,SIK,M.Hum, untuk meminta bantuan Covid 19, akhirnya “dibebaskan”.

Dibebaskannya HD oleh Kapolres Tanjab Barat itu, dikarenakan pertimbangan perikemanusiaan dan himbauan hati nurani Kapolres pribadi di Hari Raya Idul Fitri yang merupakan hari penuh kemenangan yang harus saling maaf memaafkan.

“Memang, pelaku pencatut nama saya ini, dibebaskan dari ancaman hukuman, karena mempertimbangkan azas manfaatnya. Apakah dengan menghukum pelaku, dapat menjamin pelaku jadi baik nanti keluar dari jeruji besi? Maka dari itu lebih baik dilakukan pembinaan dan hukuman sosial saja. Tapi apabila selama dalam pembinaan juga kehidupan sehari-harinya HB melakukan kesalahan (kriminal) maka akan kita tindak secara hukum yang berlaku”, ujar AKBP Guntur Saputro kepada wartawan saat melakukan konfrensi pers di halaman Mapolres Tanjab Barat, Rabu (27/05/2020).

Sementara itu, HB ketika ditanya awak media, mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya dan dia berjanji tidak akan mengulangi dan melakukan perbuatan itu lagi.

“Saya minta maaf dan menyesal telah berbuat salah telah nekat membuat akun palsu dan mencatut nama Kapolres Tanjab Barat tersebut. Saya nekat karena Kapolres orang baik dan sosial. Jadi saya manfaatkan mencari uang untuk bantuan Civid 19. Dan hasil nya semua, karena saya dililit utang dan gila berjudi online (poker), akan digunakan untuk melunasi hutangnya,” ujar HD singkat sambil menundukan kepalanya.

Menurut AKBP Guntur Saputro, kalau akun palsu itu dibuat HB pada Senin 25 Mei 2020 lalu dengan memasang foto Kapolres Tanjabar. Pertama dia memposting jual beli mobil, kemudian setelah itu baru, meminta bantuan sosial penanganan wabah corona (Covid-19) ke masyarakat.

See also  Sekda Tanjab Barat Sambut Kunjungan Kerja Kepala BNN Provinsi Jambi

“Ya, pelaku dalam menjalankan aksinya menggunakan nomor rekening dua temannya dengan alasan numpang nomor rekening karena ada yang mau transfer uang. Sementara dua temannya itu tidak tahu disalahgunakan rekening mereka itu. Sementara saya sendiri tidak punya akun fecebook,” ujar AKBP Guntur Saputro.

Bersyukur belum sempat meraup banyak keuntungan, HB keburu diciduk tim Petir Polres Tanjabbar, pada Selasa 26 Mei 2020 sekitar pukul 11.30 WIB, di rumahnya di Jalan Bina Karya Selatan RT. 16 Kelurahan Tungkal II, Tungkal Ilir, Tanjab Barat, tanpa perlawanan.

“Dari hasil pemeriksaan, dana yang masuk ke rekening temannya itu baru sebesar Rp 200 ribu. Ada calon donatur yang akan mentransfer sebesar Rp 15 Juta, berhasil kita hubungi dan tidak jadi menyumbang,” kata AKBP Guntur Saputro.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, HB terancam dijerat pasal Pasal 51 (1) jo Pasal 35 UU No 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman 12 tahun atau denda 12 Miliar. Tapi karena mempertimbangkan faktor kemanusian, proses hukumnya ditiadakan,” tegas AKBP Guntur Saputro yang terkenal ramah dan murah melepas senyumini.(JP-Cahyani)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.