free stats Larutan Elektrolit : Pengertian, kekuatan, Ciri, dan Contohnya, Berikut Ini - kudiam.com

Larutan Elektrolit : Pengertian, kekuatan, Ciri, dan Contohnya, Berikut Ini

Larutan Elektrolit : Pengertian, kekuatan, Ciri, dan Contohnya, Berikut Inikudiam.com – hai gaes jumpa lagi sama admin disini yang akan memberikan informasi Berdasarkan konsep daya hantar listriknya, suatu larutan diisolasi menjadi larutan elektrolit dan nonelektrolit.

Pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai larutan elektrolit, mulai dari pengertian, kekuatan, karakteristik dan contoh larutan elektrolit.

Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan listrik, karena di dalam larutan ini terdapat ion-ion yang dapat bergerak secara bebas.

Ion-ion inilah yang mentransmisikan aliran listrik dalam larutan. Ketika zat terlarut dilarutkan dalam pelarut, senyawa elektrolit terdisosiasi menjadi partikel bermuatan positif dan negatif.

Partikel-partikel ini disinggung sebagai ion, sehingga harus terlihat bahwa senyawa elektrolit terbentuk dari ikatan ion.

Molekul air terionisasi adalah larutan elektrolit, tetapi ingat bahwa setiap senyawa atau partikel yang terkandung dalam larutan akan menentukan apakah larutan tersebut merupakan saluran listrik yang layak atau tidak.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui tentang larutan elektrolit, karena selain air terdapat di alam, air juga merupakan bagian penting dalam tubuh kita.

Kekuatan Larutan Elektrolit

Untuk menentukan kekuatan larutan, dapat diuji menggunakan alat uji elektrolit, sehingga dapat mengukur dari pancaran lampu pijar dan jumlah gelembung gas dari terminal.

1. Larutan Elektrolit Kuat

Suatu larutan dapat dikatakan sebagai elektrolit kuat jika dialiri arus listrik, sehingga siap untuk menghantarkan aliran elektron sehingga dapat menyalakan cahaya yang terang.

Ciri-ciri larutan elektrolit kuat

  • Penghantar arus listrik kuat atau baik
  • Terionisasi dengan sempurna
  • Tetapan atau derajat ionisasi (α) = 1
  • Jika diuji, larutan elektrolit kuat memiliki nyala lampu yang terang dan muncul gelembung gas yang banyak

Berikut ini Ilustrasi untuk larutan elektrolit kuat.

See also  Rekomendasi Logitech Yang Sangat Laris Sekali Untuk Game

Contohnya :

  • Garam (NaCl, KCl, CuSO4 dan KNO3),
  • Asam Kuat (HCl, HI, HBr, H2SO4 dan HNO3), dan
  • Basa Kuat (NaOH, Ca(OH)2, Mg(OH)2 dan KOH)

Reaksi penguraian elektrolit kuat ditulis dengan tanda anak panah tunggal ke kanan. Contoh reaksi elektrolit kuat :

  • NaCl (aq) → Na+ (aq) + Cl (aq)
  • H2SO4 (aq) → 2 H+ (aq) + SO4 2- (aq)
  • NaOH (aq) → Na+ (aq) + OH (aq)

2. Larutan Elektrolit Lemah

Singkatnya, larutan elektrolit kuat hanya siap untuk menyalakan lampu secara redup dan tidak cemerlang. Larutan elektrolit yang lemah tidak terionisasi seluruhnya atau hanya terionisasi sebagian.

Ciri-Ciri Larutan Elektrolit Lemah

  • Penghantar listrik yang kurang baik atau lemah
  • Terionisasi sebagian
  • Tetapan atau derajat ionisasi (α) 0< α <1
  • Jika diuji, larutan elektrolit lemah nyala lampunya lemah dan muncul gelembung gas yang sedikit.

Berikut ini Ilusrasi untuk larutan elektrolit lemah.

Contoh Larutan Elektrolit Lemah

  • Asam Lemah (HCN, H3PO4, CH3COOH, dan C2O3)
  • Basa Lemah (NH4OH, Al(OH3),
  • dan Fe(OH)3).

 

Akhir kata

Demikian survei tentang pentingnya larutan elektrolit, kekuatan, karakteristik, dan contohnya. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.