free stats Lebih dari 50% Tanah di Jambi Belum Miliki Sertifikat - kudiam.com

Lebih dari 50% Tanah di Jambi Belum Miliki Sertifikat

Jambipos, Jambi-– Sekitar 1.276.613 bidang tanah di Provinsi Jambi hingga kini belum memiliki sertifikat. Tanah yang belum memiliki sertifikat tersebut mencapai 51,49 persen dari total sekitar 2.528.551 bidang tanah di daerah itu. Tanah yang sudah memiliki sertifikat di daerah tersebut baru mencapai 1.251.983 bidang atau atau 49,51 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi, Dadat Dariatna pada penyerahan 3.000 sertifikat tanah gratis kepada warga masyarakat Jambi di kampus Universitas Jambi (Unja), Mendalo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Kamis (19/12/2019). Sertifikat tanah tersebut diserahkan Gubernur Jambi, Fachrori Umar kepada perwakilan warga kabupaten dan kota seprovinsi Jambi.

Menurut Dadat Dariatna, pihaknya telah menerbitkan sertifikat untuk 122.500 bidang tanah di Provinsi Jambi tahun ini. Sertifikasi tanah untuk warga kurang mampu di Jambi tersebut tergolong cukup tinggi.

Dijelaskan, dari 3.000 sertifikat tanah yang diserahkan kepada warga masyarakat kurang mampu di Jambi akhir tahun ini, sekitar 800 sertifikat diserahkan kepada warga Kota Jambi. Kemudian sekitar 750 sertifikat diserahkan kepada warga Muarojambi, 750 sertifikat untuk warga Batanghari dan 700 sertifikat untuk warga Tanjungjabung Timur.

“Selain itu kami menerbitkan sertifikat 10 bidang tanah wakaf, satu di Kota Jambi dan sembulan di Muarojambi. Pemberian sertifikat tanah wakaf ini sangat penting agar warga bisa mengelolanya secara legal untuk lahan usaha ekonomi produktif,”katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Fachrori Umar pada kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya sangat mendukung program legalisasi aset berupa tanah yang merupakan program strategis pemerintah pusat. Pemberian sertifikat tanah untuk warga masyarakat kurang mampu tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Jambi.

See also  Politik Dinasti Buka Peluang Munculnya Pejabat Publik Tak Berkualitas

“Penyerahan sertifikat hak atas tanah legalisasi aset merupakan salah satu program Nawa Cita Pemerintah Pusat di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Melalui penyerahan sertifikat tanah secara gratis ini warga masyarakat memiliki inspirasi, motivasi dan semangat mengembangkan usaha ekonomi produktif,” katanya.

Fachrori Umar mengatakan, pihaknya terus berupaya keras agar seluruh warga masyarakat di Provinsi Jambi memiliki sertifikat tanah sebagai tanda bukti atas kepemilikan hak atas tanah yang dimiliki.

”Sertifikat tanah sangat penting bagi masyarakat sebagai dasar bukti kepemilikan tanah yang sah serta memberikan kepastian hak atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum. Sertifikat tanah ini juga sangat penting untuk mengurangi sengketa lahan di tengah-tengah masyarakat,”katanya.(JP-SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.