free stats Longsor di Sarolangun, 4 Desa Masih Terisolasi - kudiam.com

Longsor di Sarolangun, 4 Desa Masih Terisolasi

Jambipos, Sarolangun- Hujan lebat yang melanda Provinsi Jambi sepekan terakhir menyebabkan beberapa wilayah kabupaten di provinsi itu dilanda longsor. Wilayah yang dilanda longor di provinsi tersebut, yakni Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun dan Kecamatan Kumundebai, Kota Sungaipenuh.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun, Yen Aswadi di Sarolangun, menjelaskan, empat desa di Kecamatan Limun pada  Selasa (19/2/2019) lalu sempat terisolasi akibat longsor.

“Akes jalan dari Kota Sarolangun menuju empat desa di Kecamatan Limun hingga Selasa masih putus akibat longsor yang menimbun badan jalan. Ruas jalan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Material longsor yang menimbun jalan belum bisa dibersihkan karena tidak ada alat berat,” katanya.

Dijelaskan, ruas jalan yang dilanda longsor hingga puluhan meter di Sarolangun tersebut terdapat di Desa Tamalang, Kecamatan Limun. Sedangkan desa yang terisolir akibat longsor tersebut, yaitu Desa Meribung, Berkun, Mersip dan Napal Melintang.

Longosor di Kecamatan Limun tersebut, lanjut Yen Aswadi, terjadi sejak Minggu (17/2/2019) malam. Longsor terjadi menyusul hujan lebat yang melanda daerah itu Jumat – Sabtu (15 – 16/2/2019). Material longsor yang menimbun ruas jalan dan belum dibersihkan seluruhnya, sehingga ruas jalan tersebut masih belum bisa dilewati kendaraan roda empat.

“Pembersihan ruas jalan hanya dilakukan warga masyarakat dengan petugas BPBD Sarolangun menggunakan cangkul. Belum ada alat berat yang dikerahkan Dinas Pekerjaan Umum Sarolangun ke lokasi longsor tersebut,” katanya.

Sementara itu, hujan lebat yang melanda Kota Sungaipenuh beberapa hari terakhir juga menyebabkan longsor. Ruas jalan dari Kota Sungaipenuh menuju objek wisata Bukit Khayangan dan Desa Renahkayu Embun, Kecamatan Kumundebai tertimbun longsor. Akibatnya akses dari Kota Sungaipenuh menuju objek wisata Bukit Khayangan dan Desa Renahkayu Embun nyaris putus total.

See also  Sekda Sarolangun Lantik Pejabat Eselon IV

“Ruas jalan yang tertimbun longsor kini hanya dapat dilalui kendaraan dora dua. Pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Sungaipenuh belum mengirimkan alat berat untuk membersihkan material yang menimbun jalan tersebut,” kata Sekretaris Desa Renahkayu Embun, Napian di Kota Sungaipenuh.

Secara terpisah, Kepala BPBD Kota Sungaipenuh, Paunal mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan petugas membantu pembersihan material longsor di ruas jalan Desa Renahkayu Embun tersebut. Namun untuk membersihkan material longsor tersebut dibutuhkan alat erat.

Dijelaskan, longsor yang menimbun ruas jalan Kota Sungaipenuh menuju objek wisata Bukit Khayangan dan Desa Renahkayu Embun tersebut disebabkan hujan lebat yang melanda daerah itu sepekan terakhir. Daerah perbukitan tersebut rawan longsor karena tanahnya cukup labil. Longsor sudah sering terjadi di wilayah itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sungaipenuh, Martin Kahpiasa mengatakan pihaknya belum mendapat laporan longsor menuju objek wisata Bukit Khayangan dan Desa Renahkayu Embun tersebut hingga Senin.

“Kami belum mendapat laporan mengenai longsor tersebut. Pihaknya koordinasi dengan Bidang Bina Marga PU Kota Sungaipenuh agar alat berat dan petugas bisa dikerahkan membersihkan material longsor tersebut Selasa,” ujarnya.(JP-SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.