free stats Luapan Sungai Batanghari Sudah Telan Lima Korban Jiwa - kudiam.com

Luapan Sungai Batanghari Sudah Telan Lima Korban Jiwa

Jambipos, Kota Jambi-Meluapnya Sungai Batanghari di Provinsi Jambi selama sepekan terakhir sudah menelan lima korban jiwa. Kelima korban yang tewas tenggelam di Sungai Batanghari, yakni tiga orang di Kabupaten Sarolangun, satu orang di Batanghari dan satu orang di Muarojambi. Seluruh korban tenggelam di Sungai Batanghari itu terseret arus deras ketika melakukan aktivitas di sungai yang sedang meluap.

“Selama sepekan Sungai Batanghari meluap, sudah ada lima korban jiwa yang tenggelam. Dua orang korban tenggelam di Sungai Batanghari itu pekerja penambangan emas liar dan tiga orang warga yang melakukan aktivitas di sungai,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Ismail di Jambi, Kamis (28/1/2021).

Menurut Ismail, korban tenggelam yang ditemukan tewas di temukan di Sungai Batanghari, yakni Bembi (20), pemuda Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi. Korban yang tenggelam di Sungai Batanghari sejak Minggu (24/1) tersebut baru ditemukan Rabu (27/1).

Dikatakan, empat korban tenggelam di Sungai Batanghari yang juga ditemukan meninggal pekan ini, yakni yakni Ari (20), warga Desa Tengah Ulu, Kabupaten Tebo, Majid (46) warga Desa Teluk Kembang, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, M Madun (20) dan seorang rekannya, warga Desa Pasar Pelawan, Kecamatan Pelawan Sarolangun, Provinsi Jambi.

Dijelaskan, luapan Sungai Batanghari sudah sering menelan korban jiwa setiap musim banjir. Sebanyak enam orang warga Kabupaten Batanghari tewas tenggelam akibat terseret arus Sungai Batanghari selama tahun 2020. Kemudian pada tahun 2019, jumlah warga Jambi yang tewas tenggelam di Sungai Batanghari sebanyak delapan orang.

“Melihat masih sering terjadinya korban tenggelam di Sungai Batanghari setiap bencana banjir, kami kembali mengimbau warga masyarakat Jambi tidak melakukan aktivitas di daerah aliran sungai (DAS) Batanghari. Orang tua juga kami minta mengawasi anak-anak agar tidak melakukan aktivitas di tengah meluapnya Sungai Batanghari,”katanya.

“Potensi banjir, longsor dan meluapnya Sungai Batanghari di Jambi masih tinggi sebab berdasarkan perkiraan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, puncak hujan di Jambi berpeluang terjadi Maret nanti. Karena itu kesiagaan banjir, longsor dan meluapnya Sungai Batanghari tetap dilakukan hingga Maret nanti,” katanya.

Sementara itu pantauan Beritasatu.com pada alat pengukuran ketinggian permukaan Sungai Batanghari di Kota Jambi, Kamis (28/1), sungai tersebut sudah surut sekitar 4,8 meter selama dua pekan terakhir. Ketinggian permukaan sungai itu, Kamis (28/1) berada pada angka 11,50 meter atau normal. Sebelumnya, Selasa – Sabtu (19 – 23/1), ketinggian permukaan sungai itu antara 13-13,60 meter.

“Permukaan Sungai Batanghari kemungkinan masih bisa naik kembali bila hujan lebat turun di hulu Sungai Batanghari dan di Kota Jambi. Karena itu kesiagaan banjir di Jambi harus tetap dilakukan,” katanya.(JP)

 

Sumber: BeritaSatu.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.