free stats Menggagalkan Peredaran Tabloid Indonesia Barokah di Jambi - kudiam.com

Menggagalkan Peredaran Tabloid Indonesia Barokah di Jambi

Jambipos-Hoax di Tahun Politik. Itu memang nyata adanya. Berbagai cara diupayakan orang-orang yang suka dengan penyebaran berita bohong atau hoax. Bahkan ada oknum berani keluar modal Ratusan Juta rupiah hanya untuk menerbitkan tabloid hoax. Tentunya masyarakat harus cerdas untuk membaca informasi yang sumbernya terpercaya dan terferivikasi dari sumber paling berkompeten.

Kini kembali muncul media tabloid “abal-abal” yang redaksinya adalah nama samara. Tabloid itu bernama “Tabloid Indonesia Barokah”. Tentunya isinya adalah menyudutkan salah satu Paslon Capres dengan artikel-artikel yang menyesatkan.

Hal yang sama juga muncul pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu muncul Tabloid “Obor Rakyat” yang isinya beritanya sangat kontraversial dan penuh dengan fitnah. Tahun Politik, dengan penebaran Hoax, patut diwaspadai semua pihak.

Oknum-oknum tertentu memanfaatkan situasi dalam tahun politik ini untuk kepentingan tertentu. Misalnya dengan rencana penyebaran Tabloid Indonesia Barokah ke Provinsi Jambi.

Untungknya, pihak Pos Indonesia Cabang Kota Jambi berhasil mencegahnya. Juga instansi terkait, bawaslu, KPU dan Polisi langsung cepat tanggap terhadap rencana penyebaran tabloid tersebut.

Sekitar 575 amplop paket berisi ribuan eksemplar tabloid Indonesia Barokah berhasil dicegah. Tentunya hal ini, salah satu upaya pencegahan diri peredaran hoax. Sekitar 575 amplop paket berisi ribuan eksemplar tabloid yang dilarang beredar tersebut ditemukan di dua kantor pos. Sekitar 311 amplop paket tabloid Indonesia Barokah ditemukan di Kantor Pos Besar Kota Jambi dan 264 amplop ditemukan Kantor Pos Muarabungo, Kabupaten Bungo.

Wakil Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, Wein Arifin di Jambi, Senin (28/1/2019) menjelaskan, pihaknya berhasil mengetahui keberadaan paket kiriman tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Besar Jambi dan Bungo setelah melakukan pemantauan selama empat hari.

See also  Ini Visi dan Misi yang Disampaikan Jokowi

“Kami sudah empat hari memantau adanya paket kiriman tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Besar Kota Jambi dan Bungo. Berkat kerja sama dengan pihak kantor pos, kami menemukan 311 amplop paket kiriman tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Besar Kota Jambi dan 264 amplop di Kantor Pos Bungo,”katanya.

Dijelaskan, 575 amplop tabloid Indonesia Barokah tersebut hendak dikirim ke pondok-pondok pesantren dan masjid di sembilan kabupaten dan dua kota di Jambi. Namun sebelum sempat sampai di tujuan, paket kiriman tabloid Indonesia Barokah tersebut diamankan di kantor pos.

Mengenai penanganan lebih lanjut penemuan kiriman tabloid Indonesia Barokah tersebut, lanjut Wein Arifin, pihaknya sudah koordinasi dengan Bawaslu Pusat. Untuk sementara, seluruh barang bukti tabloid Indonesia Barokah tersebut diamankan di Kantor Pos Besar Kota Jambi dan Bungo.

Menurut Wein Arifien, berdasarkan hasil pemeriksaan di Kantor Pos Besar Kota Jambi, dari 311 amplop tabloid Indonesia Barokah akan dikirim ke beberapa pondok pesantren dan mesjid di Kabupaten Bungo sebanyak 91 amplop. Kemudian pengiriman ke Kabupaten Tebo sebanyak 78 amplop, Batanghari (20 amplop), Sarolangun (dua amplop), Muarojambi (tujuh amplop), Kota Jambi (delapan amplop), Tanjung Jabung Barat (empat amplop), Tanjung Jabung Timur (tiga amplop), Kerinci (empat amplop) dan Kota Sungaipenuh (satu amplop).

“Kami tidak membuka amplop berisi tabloid Indonesia Barokah tersebut karena kasusnya langsung kami laporkan ke Bawaslu Pusat. Selanjutnya pihak Bawaslu Pusat yang koordinasi dengan pihak PT Pos Indonesia. Namun jumlah paket dan tujuan pengiriman semua kami catat,”katanya.

Sementara menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Bungo, Abdul Hamid, dari sekitar 264 amplop paket kiriman tabloid Indonesia Barokah yang ditemukan di Kantor Pos Muarabungo hendak dikirimkan ke beberapa pondok pesantren dan masjid di Bungo, Tebo, Merangin dan Sarolangun.

See also  363 Desa dan 77 Kelurahan di Jambi Siaga Banjir

Masjid dan Pesantren

Sementara Bawaslu Provinsi Jambi, KPU dan kepolisian Polda Jambi turun ke Kantor Pos Pasar Jambi guna mengecek ribuan eksemplar Tabloid Indonesia Barokah, Selasa (29/1/2019). Tabloid Indonesia Barokah sebelumnya ditemukan di Kantor Pos Jambi pada Kamis (25/1/2019) oleh Manajer Operasional PT Pos Indonesia Cabang Jambi, Andi Gusadanto.

Komisioner Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi kepada wartawan usai meninjau ke Kantor Pos Jambi mengatakan, setelah dicek tabloid Indoneaia Barokah yang ada di Kantor Pos Jambi berjumlah 2321 amplop.

“Tabloid itu rata-rata akan dikirim ke masjid dan pesantren. Kasus ini telah ditangani oleh Bawaslu dan Gakkumdu Pusat. Masalah ini sedang dikaji oleh Bawaslu dan Gakkumdu Pusat,  karena ini masalah Nasional,” kata Fachrul Rozi.

Disebutkan, Bawaslu Provinsi dan kabupaten/kota melakukan pengawasan dan memastikan berapa jumlahnya. “Kami juga berkoordinasi dengan pihak pos untuk tidak menyebarkan paket ini,” kata pria yang akrab disapa Paul ini.(JP-Asenk Lee)

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.