free stats Oknum Dosen IAIN Kerinci yang Viral Dituding Cabuli 13 Mahasiswinya - kudiam.com

Oknum Dosen IAIN Kerinci yang Viral Dituding Cabuli 13 Mahasiswinya

Jambipos, Sungaipenuh-Mudahnya mengakses Medsos (Media Sosial) membuat warga Kota Sungaipenuh dan Kerinci heboh, Kamis (20/5/2021). Opini dikalangan masyarakat begitu cepat berkembang. Baru- baru ini ramai diberitakan di sosmed dan bahkan media lokal dan  nasional tentang terkuaknya kasus yang menimpa 13 Mahasiswi IAIN Kerinci, Provinsi Jambi.

Bahkan photo oknum Dosen yang dituding tersebut sempat menghiasi layar sosmed tanpa blur atau sensor oleh beberapa media dan LSM di Kota Sungaipenuh dan Kerinci, Provinsi Jambi.

Dari hasil wawancara Jurnalis Jambipos.id, dengan oknum dosen yang dituding asusila ini menerangkan dengan gamblang dan membantah semua yang diberitakan oleh media dan LSM tersebut. Oknum dosen menjelaskan bahwa Dia sama sekali tidak tahu mengenai pemberitaan tersebut karena memang Dia tidak menggunakan Sosmed.

“Saya tahu dari anak saya sepulang Sholat Jum’at,” ungkapnya yang dikenal sebagai seorang penceramah didaerah Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci.

Ia menerangkan, memang mendengar khabar angin sebelumnya bahwa ada informasi yang berkembang dimasyarakat tentang pencabulan oknum seorang Dosen tempat ia mengajar tersebut.

Namun ia tidak menyangka kalau tudingan tersebut ditujukan kepadanya. “Mereka (red) hanya menyebut inisialnya saja, yaitu MR, kalau MR banyak disini, dan inisial nama saya ML karena L itu adalah suku dari keluarga saya, makanya saya tidak merasa,” ungkapnya.

ML menjelaskan bahwa ada beberapa orang yang mengaku wartawan dan LSM yang menelfonnya” namun baru anda lah wartawan (Jurnalis dari Jambipos.id) yang menemui saya langsung.

“Kemarin ada yang menelfon saya yang mengaku wartawan ada juga yang mengaku LSM tapi tidak saya tanggapi, toh saya memang tidak mengenal mereka,” tambahnya.

Menyangkut perihal penyelesaian, ML menjelaskan masih ditangani oleh pihak kampus yang telah membentuk Tim Pencari Fakta. “Untuk mengusut permasalahan ini, masih kewenangan kampus, kami masih menunggu keputusan kampus, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” papar ML. (JP-CR.01)

See also  Kodim 0420/Sarko Terima Kunjungan Tim Penilai Lomba Binter Korem 042/Gapu

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.