free stats Pemkab Batanghari Ajukan Restrukturisasi Kepada Pimpinan Bank untuk Penangguhan Pinjaman - kudiam.com

Pemkab Batanghari Ajukan Restrukturisasi Kepada Pimpinan Bank untuk Penangguhan Pinjaman

Jambpos.id,  Muarabulian- Bupati Batanghari,Ir.H.Syahirsah,Sy kembali akan berencana memberikan bantuan keringanan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN yaitu berupa penangguhan Pemotongan Pinjaman Bank bagi para ASN dan non ASN.Hal ini dilakukan karena ASN sendiri tentunya terkena dampak perekonomian dari adanya wabah Covid 19 ini.

Dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari agar tetap bisa terpenuhi, Pemkab Batanghari mengajukan permohonan kepada beberapa Pimpinan Bank yaitu Bank Jambi, Bank BNI, Bank Mandiri dan Mandiri Syariah untuk memberikan penangguhan pemotongn pinjaman selama tiga bulan yakni pada bulan April,Mei dan Juni kepada para nasabahnya.

Tentunya ini merupakan salah satu cara upaya Pemerintah membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat karena dampak Wabah Covid 19 ini. Diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hingga keadaan kembali  normal seperti biasanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Batanghari juga sudah memberikan keringanan pembayaran untuk listrik dan PDAM. Untuk Listrik seperti kita ketahui diberikan Gratis dan potongan pembayaran bagi masyarakat yang memiliki listrik bersubsidi.

Begitu juga dengan Pelanggan PDAM akan diberikan keringanan pembayaran selama 3 bulan yaitu April,Mei dan Juni, dan semua diberikan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Bagi masyrakat yang memiliki kartu Indonesia Sehat, Indonesia Pintar, Batang Hari Sejahtera, dan kartu sejenisnya silahkan membea fotokopi KTP dan KK serta kartu tersebut ke kantor PDAM agar diberikan keringanan terhadap pembayaran PDAM.

Diskominfo Batanghari – Senin (6/4/2020) Berbagai macam cara sudah dilakukan pemerintah dalam menangani penyebaran Covid 19, Pemerintah Kabupaten Batanghari akhirnya menyiapkan anggaran 44 Milyar lebih untuk tangani Covid 19.

Hal tersebut langsung disampaikan Bupati Batanghari Ir. H. Syahirsah SY saat menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Kodim 0415/ Batangahari, Kapolres dan Kajari di halaman kantor BPBD Batngahari. Pada Senin (06/04/2020).

See also  Diskominfo Gelar FGD SIDIA Kegiatan Updating Data dan Informasi Sektoral Daerah Tahun 2019.

“Anggaran itu diambil dari pergeseran di sejumlah kegiatan,” kata Syahirsah.

Bupati juga menyampaikan bahwa masih ada peluang penambahan anggaran, pasalnya pelaksanaan pilkada tahun ini tidak jadi dilakukan. Akan tetapi kendala dilapangan yang terjadi bahwa Peraturan Perundang-undangan (Perpu) belum keluar sehingga pergeseran anggaran tersebut belum bisa dilakukan.

“Kita masih menunggu perpu, namun disisi lain Penyebaran covid19 inikan tidak bisa ditunda. Jadi itu kendala kita,” jelasnya.

Menurut Bupati anggaran tersebut nantinya digunakan untuk keperluan alat pelindung diri (APD), obat-obatan, dan Alat Tes. Bahkan disamping itu pihaknya juga sudah menyiapkan ruang isolasi di Puskesmas, Rumah Sakit Umum untuk penanganan Covid 19 ini.

“tidak hanya itu, kita juga akan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat berupa uang tunai sebesar Rp150 ribu per KK. Saat ini kita masih malakukan pendataan bagi siapa saja yang berhak mendapatkannya,” pungkasnya. (JP-Din)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.