free stats Perlu Diketahui Dibalik Kekayaan Raja Brunei, Pernah Berikan Pinjaman kepada Indonesia Sebesar US $100 Juta - kudiam.com

Perlu Diketahui Dibalik Kekayaan Raja Brunei, Pernah Berikan Pinjaman kepada Indonesia Sebesar US $100 Juta


Perlu Diketahui Dibalik Kekayaan Raja Brunei, Pernah Berikan Pinjaman kepada Indonesia Sebesar US $100 Juta
kudiam.com– Halo Sobat kudiam semuanya bertemu lagi dengan admin yang akan selalu setia menemani kalian semua dengan kembali menyajikan informasi terbaru dan terupdate mengenai Perlu Diketahui Dibalik Kekayaan Raja Brunei, Pernah Berhutang kepada Indonesia Sebesar US $100 Juta.

Sehabis Raja Vajiralongkorn berasal dari Siam, Sultan Hassanal Bolkiah jadi raja nomor dua paling tajir di Asia Tenggara. Kekayaannya mencapai Us$ 28 miliar atau setara dengan Rp 411 triliun.

Sultan Hassanal Bolkiah sendiri naik takhta pada 5 Oktober 1967, sebagai Sultan Brunei ke-29, pada usia 21 tahun. Kerajaannya kaya karena minyak dan gas bumi, setidaknya ketika masih jadi area protektorat Inggris.

Lebih dari satu raja di Kalimantan yang wilayahnya terdapat penambangan minyak bumi biasanya jadi penguasa kaya. Layaknya Sultan Sulaiman berasal dari Kutai, yang namanya jadi sebutan bandara di Balikpapan.

Terendusnya minyak di Brunei untuk pertama kali berjalan sehabis minyak ditemukan di Kalimantan Timur. Majalah Pusaka Sapta 15 (2007:31-33) menyebut pencarian minyak di Brunei udah ada pada 1899, di Ayer Berkunchi, dekat Bandar Seri Begawan, tapi hasilnya tak layaknya yang diharapkan.

Pada 1908 bisnis pencarian ditunaikan di Jerudong terhenti sesudah alat pengeboran rusak. Lebih dari satu corporate asing, termasuk corporate Belanda dan pasti saja Inggris, keluar masuk Brunei untuk melacak minyak sebelum kelahiran Sultan Hassanal Bolkiah.

Shell pada 1926 masuk ke Brunei dan memeriksa lebih dari satu lahan. Sesudah kajian 6 bulan, pada 12 Juli 1928, pengeboran dimulai di Sungai Seria dan sesudah 9 bulan, pada 5 April 1929, minyak pada akhirnya ditemukan.

British Malayan Petroleum Company Limited lantas menambang minyak yang ditemukan itu. Ketika minyak ditemukan itu, yang tengah bertahta di Brunei adalah paman Hasannal Bolkiah, Sultan Ahmad Tajuddin.

See also  Viral (Uncensored) Full Video Mujer Con Gusanos En Su Parte Intima @santosogerio

Sultan selagi itu masih remaja. Sehabis Sultan Ahmad Tajuddin mati muda pada 1950, ayah Bolkiah, Sultan Omar ‘Ali Saifuddien III naik tahta.

Di era ayah Bolkiah ini, Pada 1957, penambangan minyak di Seria digantikan oleh Brunei Shell Berhad. Pada 1961, pasukan militer, Askar Melayu Brunei dibentuk sesudah itu berubah jadi Askar Melayu Diraja Brunei.

Sultan Omar lalu mundur dan digantikan anaknya, Hasannal Bolkiah pada 1967. Sesudah Brunei merdeka berasal dari Inggris pada 1 Januari 1984, Askar Melayu Diraja Brunei berubah jadi Angkatan Bersenjata Diraja Brunei.

Sehabis Brunei merdeka, Sultan Bolkiah jadi raja yang berhubungan baik dengan negara-negara di Asia Tenggara. Brunei Darussalam adalah negara yang cepat diterima sebagai anggota Asean.
Brunei adalah negara ke-6 berasal dari serikat negara Asia Tenggara yang anti-komunis itu. Sultan Brunei tak semata-mata kerap mampir ke Indonesia, namun juga menanamkan uang.

Retnowati Abdulgani Knapp di dalam Soeharto: The Life and Legacy of Indonesia Second Presedent (2007) menyebut Sultan Brunei pernah memberi pinjaman tanpa bunga sebesar Us$100 juta ke Indonesia. Sultan Brunei sendiri punyai lebih dari satu aset bisnis di luar negeri, terhitung di Indonesia. >>Selengkapnya>>

Akhir Kata

Demikian pembahasan singkat yang dapat admin sajikan mengenai Perlu Diketahui Dibalik Kekayaan Raja Brunei, Pernah Berikan Pinjaman kepada Indonesia Sebesar US $100 Juta. Semoga dapat membantu dan bermanfaat untuk kalian semua.

Terima kasih bagi kalian yang telah mampir pada artikel admin yang satu ini, jangan lupa untuk kembali mampir dan berkunjung pada kudiam.com agar kalian tidak ketinggalan update informasi terbaru lainnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.