free stats Persediaan Beras di Jambi Aman Hingga Tiga Bulan - kudiam.com

Persediaan Beras di Jambi Aman Hingga Tiga Bulan

Jambi, Jambipos – Persediaan beras di Provinsi Jambi masih aman hingga tiga bulan mendatang. Kemudian persediaan daging, minyak goreng, dan tepung terigu juga masih mencukupi. Karena itu warga masyarakat di daerah itu tidak perlu melakukan aksi borong beras dan berbagai kebutuhan pokok tersebut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jambi, Bakhtiar AS pada rapat Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi aula kantor Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divre Jambi, Senin (23/3/2020). Rapat tersebut dipimpin Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Sudirman.

Menurut Bakhtiar AS, persediaan beras di gudang Bulog Jambi dan para distributor beras saat ini mencapai 11.350 ton. Persediaan beras tersebut cukup untuk tiga bulan mendatang.

Belum Terkendali

Menurut Bakhtiar, salah satu komoditas kebutuhan pokok yang harganya belum bisa dikendalikan saat ini hanya gula pasir. Harga gula pasir yang sudah mencapai Rp 16.000-Rp 17.000/kilogram (kg) di Jambi saat ini belum ada pertanda turun menyusul menipisnya persediaan gula pasir di daerah itu.

“Ada satu komoditi, yaitu gula pasir yang harganya di pasaran sudah di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). HET gula pasir di Jambi Rp 12.500/kg. Sedangkan harga gula pasir di pasaran sudah mencapai Rp17.000/kg. Namun kenaikan harga gula pasir tersebut masih dalam taraf wajar,” katanya.

Dijelaskan, persediaan gula pasir di gudang distributor gula di Jambi pekan ini masih mencapai 1.000 ton atau cukup untuk dua minggu. Pendistribusian gula pasir tersebut ke pasaran dilakukan secara berkala untuk menghindari aksi penimbunan.

See also  TNI-Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Merangin

“Kami juga sudah mengusulkan kepada Bulog Pusat untuk mengirimkan stok gula pasir sebanyak 5.000 ton yang diperkirakan tiba di Jambi awal bulan April. Bila permintaan tersebut dipenuhi, persediaan gula pasir di Jambi menghadapi Ramadan dan Lebaran nanti mencukupi,”katanya.

Sementara itu, Pj Sekda Pemprov Jambi selaku Ketua Satgas Pangan Provinsi Jambi, Sudirman pada kesempatan tersebut mengatakan, penambahan persediaan gula pasir di Jambi perlu segera dilakukan untuk mengendalikan harga gula pasir di daerah itu.

Restocking (penambahan persediaan) gula pasir di Jambi perlu agar harga gula pasir yang sudah mencapai Rp 16.000-Rp 17.000/kg bisa berangsur turun,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk mencegah kepanikan warga masyarakat serta terjadinya aksi borong, Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi akan mengidentifikasi dan mempersiapkan operasi pasar dan pasar murah untuk masyarakat Jambi.

“Operasi pasar dan pasar murah tersebut dilakukan dengan metode yang berbeda mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk berkumpul akibat pandemic virus corona. Operasi pasar dan pasar murah tersebut akan dilakukan melalui layanan online atau pesan melalui telepon dan barang secara langsung diantar,” katanya.

Menurut Sudirman, pihaknya juga akan terus memonitor perkembangan harga dan persediaan kebutuhan pokok di pasaran maupun di gudang distributor. Monitor tersebut penting agar harga kebutuhan pokok terus stabil.

“Melalui monitoring tersebut, lonjakan lonjakan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok di Jambi tidak sampai terjadi. Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok saat di tengah meningkatnya penyebaran virus corona saat ini penting agar tidak terjadi gejolak di masyarakat,” ujarnya.(JP_SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.