free stats Pilkada Serentak, Penjabat Kepala Daerah di Jambi Diingatkan Jangan Lengah - kudiam.com

Pilkada Serentak, Penjabat Kepala Daerah di Jambi Diingatkan Jangan Lengah

Jambipos, Jambi- Para penjabat sementara (Pjs) bupati di Provinsi Jambi diharapkan tidak lengah menghadapi potensi penularan Covid-19 di tengah pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020. Pjs bupati di Provinsi Jambi diharapkan meningkatkan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan protokoler kesehatan Covid-19 selama berlangsungnya kampanye hingga pemungutan suara pilkada 9 Desember 2020.

“Walaupun bekerja dalam waktu singkat, namun Pjs bupati di Jambi berkewajiban memastikan agar penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 tidak menjadi penyebab bertambahnya penularan Covid-19. Kita jangan lengah agar kampanye pilkada jangan sampai pemicu muncul dan naiknya kasus Covid-19 klaster pesta demokrasi ini,” kata Pjs Gubernur Jambi, Restuardy Daud pada pengukuhan Pjs dua bupati di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Senin (28/9/2020) malam.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Ahmad Bestari dikukuhkan menjadi Pjs Bupati Bungo dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra sebagai Pjs Bupati Tanjungjabung Timur (Tanjabtim). Pengukuhan penjabat sementara bupati di kedua daerah itu dilakukan karena Bupati Bungo, Mashuri dan Bupati Tanjabtim, Romi Haryano cuti kampanye Pilkada Serentak 2020.

Menurut Restuardy, para pejabat sementara bupati di Jambi bekerja sama dengan para kontestan dan seluruh pihak terkait yang sedang bekerja menyelenggarakan pilkada mendukung penegakan gerakan pencegahan dan penanganan Covid-19. Para pejabat sementara bupati bisa mendorong peningkatan penggunaan penggunaan masker selama masa kampanye hingga pencoblosan ataupemungutan suara.

“Para pejabat sementara bupati di Jambi juga perlu berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, kabupaten dan kota mencegah dan menanggulangi peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di Jambi saat ini. Konsolidasi data kasus Covid-19 di masing-masing kabupaten harus dilakukan dengan Satgas Covid-19,”ujarnya.

See also  Perang Total Lawan Corona

Kebijakan yang telah diambil atau disepakati dengan DPRD setempat. Saya kira hal yang perlu dilakukan adalah membangun soliditas dalam jajaran pemerintah daerah, jaga trantibum, kerjasama dengan Forkompimda. Kita berada dalam kondisi pandemi. Kita diperlukan untuk mengawal perencanaan dan penganggaran daerah yang akan menjadi pijakan untuk pelaksanaan kegiatan,” ungkap Restuardy.

Restuardy lebih lanjut mengatakan, selama Pjs Bupati Bungo dan Tanjabtim mengemban tugas, program pembangunan yang telah ditetapkan harus dilaksanakan secara maksimal. Baik itu program pembangunan yang didanai APBD, dana desa dan bantuan sosial.

“Optimalisasi penggunaan dana program pembangunan yang telah ditetapkan tersebut penting untuk mendorong stimulus atau mendukung pemulihan ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19,”tambahnya.

Dijelaskan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Provinsi Jambi pada Pilkada Serentak 2020 ini dilakukan di tingkat provinsi Jambi, yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Kemudian pemilihan bupati dan wakil bupati dilakukan di Kabupaten Bungo, Tanjabtim, Tanjungabung Barat, Batanghari dan Kota Sungaipenuh.

Gubernur Jambi, Fachrori Umar kemali mengikuti pemilihan Gubernur Jambi sebagai calon patahana. Kemudian bupati yang kembali mengikuti pilkada sebagai calon patahana, yakni Bupati Bungo, Mashuri dan Bupati Tanjabtim, Rom Haryanto.(JP-SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.