free stats Proyek Besar di Kabupaten Tebo Diduga Diatur Oknum Ketua Pokja ULP - kudiam.com

Proyek Besar di Kabupaten Tebo Diduga Diatur Oknum Ketua Pokja ULP

Jambipos, Tebo-Sejumlah proyek besar yang menelan anggaran APBD di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi diduga diatur oleh oknum ketua kelompok kerja (pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Kabupaten Tebo tersebut.

Seorang nara sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada Jambipos, Minggu (1/3/2020) mengatakan, untuk pekerjaan atau proyek besar di Kabupaten Tebo, diduga sudah diatur atau dikondisikan oleh salah satu Ketua Pokja ULP 2019 berinisial KRF.

Dimana dari kegiatan yang ada di pemerintah kebupaten itu disinyalir ikut handil oknum ketua pokja itu dalam pemenangan tender dari pihak keluarga atau kroninya kepala daerah bersangkutan.

Dimana ada beberapa paket pekerjaan atau proyek besar di kabupaten itu dimenangkan atau dikerjakan oleh kroni penguasa atau kepala daerah sehingga terkesan ada unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proyek yang nilainya puluhan miliar rupiah.

“Peran dari oknum KRP sebagai Ketua Pojka ULP tersebut  ada di seluruh Organisai Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tebo yang berperan penting dalam memuluskan jalannya proses pelelangan dan penunjukkan pemenang proyek disana,” kata sumber ini.

Dalam hal ini pihak penguasa atau ‘istana’ mengerjakan proyek itu memakai perusahan antara lain CV Karya Utama, CV Cipta Nugraha dan CV Dwika Karya yang dimana perusahaan tersebut dipimpin atau dimiliki oleh pihak keluarga dari ‘istana Tebo’ itu sendiri dan pihak mereka juga selalu memakai perusahaan lain untuk memenangi tender proyek besar tersebut.

Pekerjaan yang mereka dapati terbanyak pada Dinas PUPR Kabupaten Tebo dengan pekerjaan berupa pembangunan jalan dan bangunan serta pembangunan Masjid Islamic Centre yang dianggarkan dalam dua kali tahun anggaran APBD Kabupaten Tebo.

See also   Plh Gubernur Jambi Didampingi Wabup Merangin, Louncing Tiga Kabupaten di SMA 12 Merangin

“Hampir semua paket yang spektakuler didapati oleh pihak ‘istana’ atas bantuan oknum ketua pokja sebagai pengatur segala keperluan tender dari kroninya ‘istana’ Tebo sehingga tidak ada kesempatan lagi pihak lain yang akan bertarung dalam tender yang ada di Kabupaten Tebo,” tegas sumber Jambipos.

Sementara itu oknum Ketua Pojka ULP Tebo, KRF saat dikonfirmasi melalui saluran teleponnya terkait laporan tersebut terkesan menutup-nutupinya dan dia mengatakan tidak benar informasi tersebut karena silahkan kawan media mengkonfirmasikannya ke dinas terkait.

“Untuk konformasi masalah tersebut silahkan dikonfirmasikan atau tanya langsung ke dinas terkait,” katanya sambil menutup hubungan saluran telepon. (JP-Tim)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.