free stats Tim Gabungan Tertibkan Tambang Minyak Ilegal di Desa Bungku Bajubang - kudiam.com

Tim Gabungan Tertibkan Tambang Minyak Ilegal di Desa Bungku Bajubang

Jambipos, Jambi-Tim Gabungan Wilayah Kerja Pertamina (WKP) dan Taman Hutan Raya (Tahura) melakukan penertiban kegiatan penertiban sumur atau tambang minyak illegal (illegal drilling) yang berada di Desa Pompa Air dan Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Selasa (29/1/2019) Pukul 10.20 WIB. Selain penertiban juga dilakukan sosialisasi dampak dari limbah tambang minyak illegal itu.

Tim gabungan sekitar 100 ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Batanghari Kompol Ahmad Bastari Yusuf, SH, MH, Kadis LHK Kabupaten Batanghari Parlaungan, SP, Kadis Kesehatan Kabupaten Batanghari Dr. Elfi Yennie.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni PBMSJ, KBP, Polres Batanghari, Dinas LHK Kabupaten Batanghari, PPLHK Wilayah Sumatra, Pam Swakarsa, Gak Kum KLHK Provinsi Jambi, Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, LSM Pecinta Lingkungan hidup Jambi, Para Awak media wilayah Jambi.

Kabag Ops Polres Batanghari Kompol Ahmad Bastari, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan penertiban ini dilakukan dengan memperhatikan faktor keamanan dan secara persuasif serta menghindari benturan dengan masyarakat.

“Tehnik yang akan dilakukan yaitu dengan cara penutupan bak penampungan dan tidak melakukan tindakan lainnya karena apabila dilakukan aksi yang lebih besar perlu dilakukan oleh Tim Terpadu Kabupaten Batanghari,” katanya.

Disebutkan, adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Gabungan yaitu melakukan penertiban terhadap beberapa sumur atau tambang minyak illegal di areal Wilayah Kerja Pertamina (WKP) dan Taman Hutan Raya (Tahura) yang berada di Desa Pompa Air dan Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Sedangkan Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari melakukan kegiatan sosialisasi tentang dampak kesehatan bagi masyarakat terhadap adanya kegiatan tambang minyak illegal yang berada di Desa Pompa Air dan Desa  Bungku.

See also  Ir.H.Syahirsah.SY. di Paripurna Sumpah Pimpinan DPRD Batanghari

Kemudian pada Pukul 10.30 WIB Tim Gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari dipimpin oleh dr. Elfi Yennie (Kadis Kesehatan) melakukan kegiatan sosialisasi tentang dampak kesehatan bagi masyarakat terhadap keberadaan limbah sumur atau tambang minyak illegal di Desa Bungku dan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang.

Pada kesempatan tersebut salah seorang warga Ninik menyampaikan bahwa selama ini aktifitas yang dilakukannya dari mengumpulkan limbah minyak tidak pernah mengalami gejala apapun terutama dari penyakit yang membahayakan.

Selanjutnya pada Pukul 11.00 WIB pihak PBMSJ melakukan penertiban terhadap sumur atau tambang minyak illegal yang berada di areal WKP depan Pos Security PBMSJ dengan cara penutupan bak penampungan minyak menggunakan alat berat eksavator.

Kemudian pada Pukul 11.35 WIB salah seorang masyarakat yang mengatasnamakan LSM BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kejaksaan dan Pejabat Negara dan Pengusaha Nasional) Piyan melakukan aksi protes terhadap operator alat berat eksavator yang sedang bekerja dan meminta agar menghentikan kegiatan penertiban tersebut.

Pada Pukul 11.37 WIB kegiatan penertiban dihentikan selanjutnya Tim Gabungan melaksanakan Ishoma. Dilanjutkan Pukul 14.00 WIB dilaksanakan apel pengecekan akhir, selanjutnya kegiatan penertiban sumur atau tambang minyak illegal di areal WKP dan Tahura serta kegiatan sosialisasi kesehatan dampak limbah sumur/tambang minyak illegal (illegal drilling) oleh Tim Gabungan di Desa Bungku dan Desa Pompa Air Kecamatan  Bajubang, Kabupaten Batanghari selesai dengan tertib dan aman.

Fiet Haryadi, Pejabat Kesbang Linmas Provinsi Jambi mengatakan, kegiatan penertiban sumur atau tambang minyak illegal yang dilakukan oleh Tim Gabungan di areal WKP dan Tahura di Desa Bungku dan Desa Pompa Air merupakan bentuk penindakan terhadap banyaknya sumur atau tambang minyak illegal yang berada di wilayah tersebut.

See also  Peringatan Hari Amal Bakti Kemenag di Merangin

“Saat ini kegiatan tersebut diolah oleh masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian. Saat ini keberadaan sumur atau tambang minyak illegal yang ada di Desa Bungku dan Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari menjadi kontroversi dikarenakan selain adanya dampak positif yang dihasilkan juga memiliki dampak negative,” ujar Fiet Haryadi yang ikut memantau penertiban itu.

Disebutkan, adapun dampak positif yang dihasilkan dari adanya sumur atau tambang minyak illegal tersebut yaitu meningkatnya perekonomian masyarakat setempat sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan.

Dampak negatifnya yakni rusaknya lingkungan hidup dan bahaya kebakaran dikarenakan sumur atau tambang minyak illegal tersebut tidak memiliki izin tambang dan pengelolaannya masih bersifat tradisional serta lokasinya juga ada yang masuk di dalam Wilayah Kerja Pertamina (WKP) maupun Tahura, meskipun saat ini dilokasi tersebut sudah terdapat tanaman milik masyarakat berupa karet dan sawit. (JP-Asenk Lee)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.